Pengaruh Kecepatan Aliran Udara pada Pengeringan Cabai Merah Menggunakan Rotary Dryer Dengan Burner Horizontal

Authors

  • Syamsuri Sufi Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Jambi
  • Vivi Apriyanti Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Jambi
  • Marfizal Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Jambi
  • Erna Rahayu Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Jambi

DOI:

https://doi.org/10.55331/jutmi.v5i2.108

Keywords:

Rotary dryer, Burner horizontal, Kecepatan aliran udara, Kadar air

Abstract

Pengeringan merupakan salah satu metode pascapanen utama untuk memperpanjang masa simpan dan menjaga kualitas cabai merah. Penelitian ini menganalisis pengaruh kecepatan aliran udara terhadap waktu pengeringan, penyusutan berat, dan kadar air akhir cabai merah yang dikeringkan menggunakan rotary dryer dengan burner horizontal sebagai sumber panas. Tiga variasi kecepatan aliran udara (2,5; 7,7; dan 15 m/s) diuji pada suhu konstan 70°C selama 3 jam, dengan pencatatan susut massa setiap interval 60 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan aliran udara mempercepat pengurangan kadar air: kadar air akhir menurun dari 27,3% pada 2,5 m/s menjadi 15,16% pada 7,7 m/s dan 9,1% pada 15 m/s, dengan laju pengeringan pada interval terakhir masing-masing sebesar 2,2; 2,7; dan 2,7 gram/menit. Cabai yang dikeringkan pada 15 m/s menghasilkan tekstur paling kering dengan warna merah yang lebih gelap, sedangkan kecepatan 7,7 m/s memberikan keseimbangan yang baik antara laju pengeringan dan tampilan produk (tekstur kering, warna merah cerah). Dibandingkan dengan pengeringan alami menggunakan sinar matahari yang membutuhkan waktu 5–7 hari, rotary dryer dengan burner horizontal mampu memangkas waktu pengeringan menjadi hanya 3 jam. Temuan ini menunjukkan bahwa kecepatan aliran udara 15 m/s memberikan kinerja pengeringan tercepat dan paling efektif di antara kondisi yang diuji, sekaligus menjadi alternatif praktis bagi petani dan industri pengolahan cabai skala kecil

References

I. Jangam, “Pengaruh Cara dan Lama Penyimpanan Terhadap Mutu Cabai Rawit (Capsicum frutescens L. var. cengek),” Skripsi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, 2010, hlm. 50–62.

S. F. Ali, J., dan Yashwant, “Kinetika dan Efektifitas Pengeringan Cabai Merah (Capsicum annum L) Menggunakan Pompa Kalor dan Gelombang Mikro,” Balai Riset dan Standardisasi Industri Medan, 2017, hlm. 24.. T. Piper, P. J. Rosewarne, R. M. Wright, and P. S. Kemp, “The impact of an Archimedes screw hydropower turbine on fi sh migration in a lowland river,” Ecol. Eng., vol. 118, no. April 2018, pp. 31–42, 2020.

N. Hartuti dan R. M. Sinaga, “Pengeringan Cabai,” Balai Penelitian Tanaman Sayuran, Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Badan Penelitian Pertanian, 1997, hlm. 16–20.J. M. C. Cengel, Yunus A., Fluid Mechanics, 4th ed. McGraw-Hill.New York. USA, 2018.

N. H. Siswoputranto, “Pengeringan Cabai,” Balai Penelitian Tanaman Sayuran, 1997, hlm. 10–21.

T. Muhandri dkk., “Model Laju Pengeringan Spaghetti Jagung Menggunakan Tray Dryer,” Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, vol. 26, no. 2, 2015, hlm. 171–178.

V. A. Dikki Pratama, “Pengaruh Temperatur Pengeringan Pada Alat Pengering Sistem Rotary Terhadap Kualitas Cabai Merah,” Jurnal Inovator, vol. 4, 2021, hlm. 32–35.

Tzempelikos dkk., “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Proses Pengeringan,” Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Bioindustri, Universitas Trilogi, 2014, hlm. 3–10.

R. Noveriyan, “Pengaruh Temperatur Dan Kecepatan Udara Pada Proses Pengeringan,” Teknik Fisika, Universitas Telkom, 2015, hlm. 15–25.

R. W. Tjandra, “Penambahan Natrium Metabisulfit (Na2S2O5) terhadap Vitamin C dan Warna pada Proses Pengeringan Cabai Merah (Capsicum annuum L.) dengan Tunnel Dehydrator,” Universitas Djuanda Bogor, 2011.

M. Taufiq, “Pengaruh Temperatur Terhadap Laju Pengeringan Jagung Pada Pengeringan Jagung Konvensional dan Fluidized Bed,” Skripsi, Fakultas Teknik, 2004, hlm. 15–20.

A. A. Erlina, “Peningkatan Kualitas Cabai Merah Kering dengan Perlakuan Blanching dalam Natrium Metabisulfit,” Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, vol. 2, 2017, hlm. 404–415.

Y. Saputro, “Analisa Perhitungan Mesin Pengering Limbah Singkong (Onggok),” Jurnal Teknik Mesin, Universitas Bandar Lampung, vol. 3, no. 1, 2015, hlm. 50–62.

Downloads

Published

2026-08-11

How to Cite

Sufi, S., Apriyanti, V., Marfizal, & Rahayu, E. . (2026). Pengaruh Kecepatan Aliran Udara pada Pengeringan Cabai Merah Menggunakan Rotary Dryer Dengan Burner Horizontal. Jurnal Teknik Mesin Dan Industri (JuTMI), 5(2), 28–33. https://doi.org/10.55331/jutmi.v5i2.108

Issue

Section

Articles