Pengaruh Variasi Kedalaman Potong terhadap Konsumsi Daya pada Mesin Drilling – Milling Material Baja dan Aluminium

Authors

  • Agus Topo Subekti Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Jambi
  • Sufiyanto Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Jambi

DOI:

https://doi.org/10.55331/jutmi.v5i1.81

Keywords:

drilling, milling, kedalaman potong, konsumsi daya, efisiensi energi

Abstract

Dalam manufaktur modern, efisiensi energi dan produktivitas merupakan indikator penting keberhasilan proses produksi. Mesin drilling–milling yang menggabungkan operasi drilling dan milling banyak digunakan di bengkel kecil serta laboratorium pendidikan untuk menghasilkan komponen presisi. Parameter pemotongan yang dominan memengaruhi konsumsi daya adalah kedalaman potong, karena menentukan beban pemotongan, gaya potong, dan kestabilan proses. Penelitian ini menganalisis pengaruh variasi kedalaman potong terhadap konsumsi daya pada proses drilling dan milling menggunakan mesin drilling–milling konvensional di Laboratorium Teknik Mesin STITEKNAS Jambi. Pengujian menggunakan mata bor HSS Ø4 mm dan end mill HSS Ø4 mm pada putaran spindel 201 rpm dengan variasi kedalaman potong 1–5 mm. Daya aktual sebelum dan sesudah pembebanan diukur menggunakan wattmeter dan dibandingkan dengan daya teoritis berdasarkan perhitungan gaya potong dan kecepatan potong. Daya tanpa beban sebesar 198,4 W dan meningkat seiring kenaikan kedalaman potong. Pada drilling, daya rata-rata berbeban naik dari 199,3 W (1 mm) menjadi 208,1 W (5 mm) (≈4,4%) dengan maksimum 209,2 W. Pada milling, daya meningkat dari 204,4 W (1 mm) menjadi 212,4 W (5 mm) (≈3,9%), sedangkan daya teoritis berada pada rentang 204,84–229,1 W. Kedalaman potong 1–2 mm memberikan kompromi terbaik antara efisiensi energi dan kestabilan proses.

 

References

Azwinur. Analisa Perhitungan Waktu dan Biaya Produksi pada Proses Drilling. LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana. 2015.

Kalpakjian S, Schmid SR. Manufacturing Engi-neering and Technology. 2014.

Rajemi MF, Mativenga PT, Aramcharoen A. Sus-tainable machining: selection of optimum turning conditions based on minimum energy considera-tions. Journal of Cleaner Production. 2010;18(10):1059–1065

Zhou L, dkk. Energy consumption model and ener-gy efficiency of machine tools: literature review. Journal of Cleaner Production. 2016.

Zhao GY, dkk. Energy consumption in machining: classification, prediction, and reduction (review). Energy. 2017.

Bhushan RK, dkk. Optimization of cutting pa-rameters for minimizing power consumption. Journal of Cleaner Production. 2013

Chen X, dkk. Optimization of cutting parameters with a sustainable perspective: reduction of elec-trical energy in milling. The International Journal of Advanced Manufacturing Technology. 2018

Kalpakjian S, Schmid SR. Manufacturing Engi-neering and Technology. Bab pemotongan logam: gaya potong dan daya pemotongan.

Rajemi MF, Mativenga PT, Aramcharoen A. Sus-tainable machining: selection of optimum turning conditions based on minimum energy considera-tions. Journal of Cleaner Production. 2010.

Bhushan RK, dkk. Optimization of cutting pa-rameters for minimizing power consumption (dan kaitannya dengan parameter pemotongan). Journal of Cleaner Production. 2013

Jabri A, dkk. Optimization techniques for energy efficiency in machining operations: review. 2023.

Published

2026-02-02

How to Cite

Subekti, A. T., & Sufiyanto. (2026). Pengaruh Variasi Kedalaman Potong terhadap Konsumsi Daya pada Mesin Drilling – Milling Material Baja dan Aluminium. Jurnal Teknik Mesin Dan Industri (JuTMI), 5(1), 49–56. https://doi.org/10.55331/jutmi.v5i1.81

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)